Tampilkan postingan dengan label Domestik Tour. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Domestik Tour. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 Desember 2010

Festival Budaya Pasar Terapung

Festival Budaya Pasar Terapung adalah Festival multi event yang digelar 1 tahun sekali di Banjarmasin. Dinamakan Festival Budaya Pasar Terapung karena festival ini dimaksudkan untuk lebih mensosialisasikan Pasar Terapung pada Wisatawan lokal maupun wisatawan asing.
Festival Budaya Pasar Terapung dilaksanakan di pertengahan tahun bertempat di Jl. Sudirman dan Sungai Martapura. Festival ini juga ramai dikunjungi oleh warga kota dan wisatawan lokal maupun asing. Festival ini biasanya digelar selama 3 atau 4 hari.
Berbagai kegiatan yang digelar antaranya :

Pasar Terapung Buatan
Pasar Terapung ditengah Kota Banjarmasin, mungkin itu yang terlitas dibenak anda. Ya, Pada pagi hari, di hari pertama  Festival Budaya Pasar Terapung kita akan melihat puluhan bahkan ratusan pedagang Pasar Terapung ada di Sungai Martapura tepatnya di depan Kantor Gubernur Kalsel.
Pasar Terapung yang biasanya hanya bisa dilihat dimuara sungai kuin bisa anda lihat disini, suasana jual beli diatas sungai khas pasar terapung dapat anda rasakan. Beberapa pengunjung yang ingin merasakan langsung belanja di pasar terapung, bisa berinteraksi langsung dengan para penjual.
 
Festival Kuliner Khas Banjar
Bagi anda yang belum pernah mencicipi makanan dan jajanan khas banjar, mungkin Festival Kuliner Khas Banjar adalah saat yang tepat untuk mencoba berbagai makanan dan kue khas banjar yang jarang sekali dijumpai pada hari-hari biasa.
Anda bisa menikmati Soto Banjar, Ketupat Kandangan, Aneka Ikan Panggang, Nasi Kuning dan Lontong, dan puluhan  jenis kue (wadai) khas banjar. Dan yang paling asyik adalah anda bisa menyantapnya langsung sambil menikmati suasana sungai dan ramainya Festival Budaya Pasar Terapung.

Kampung Banjar
Kampung Banjar adalah area Pameran di Festival Budaya Pasar Terapung dari setiap kabupaten/Kota yang ada di Kalimantan Selatan. Disini pengunjung dapat melihat produk unggulan dari kabupaten/Kota tersebut.

Pagelaran Seni Budaya
Dalam 3 hari Festival Budaya Pasar Terapung, para pengunjung dapat menyaksikan atraksi dan gelar seni budaya dari 11 kabupaten kota di Kalimantan Selatan. Baik yang di tampilkan di atas panggung maupun yang diadakan di lapangan. Contoh atraksi itu antara lain : balogo, madihin, sinoman haderah, tarian tradisional dan lain- lain.

Lomba Jukung Hias dan Tanglong
Lomba Jukung Hias dan Tanglong adalah event utama yang ditunggu � tunggu oleh masyarakat Banjarmasin. Puluhan Jukung (Perahu) hias akan mewarnai sungai Martapura dengan berbagai macam bentuk dan ornamen yang indah.
Pada siang hari, kita bisa melihat jukung-jukung hias itu hilir mudik di sungai sambil memamerkan keindahan masing-masing. Dan pada malam hari jukung-jukung itu akan menjadi lebih indah lagi dengan lampu hias (tanglong)  yang berwarna warni.

Lomba Dayung Tradisional
Para pengunjung juga bisa melihat lomba dayung tradisional yang mengandalkan kecepatan dari para peserta lomba. Cukup menarik karena mereka masing-masing akan berusaha sekuat tenaga untuk menjadi juara dan suasana akan tambah ramai lagi ketika para penonton ikut menyoraki perahu-perahu yang sedang berlomba.

Festival Jukung Hias

Festival Jukung Hias
Salah satu bentuk upaya melestarikan budaya Banjar adalah dengan diselenggarakannya  Festival Jukung Hias dan Tanglong yang diselenggarakan setiap tahun, biasanya bertepatan dengan Hari Jadi Kalimantan Selatan dan merupakan salah satu bagian dari Festival Budaya Pasar terapung. Festival ini diadakan di atas aliran sungai Martapura.
Dalam festival ini, peserta harus menghias jukungnya seindah mungkin dengan berbagai ornamen dan bentuk yang menarik seperti kepala naga, replika rumah Banjar, dan lain � lain yang dipadukan dengan lampu-lampu hias (tanglong) warna warni.
Penilaian terhadap peserta dilaksanakan 2 kali yaitu siang dan malam hari. Siang hari jukung � jukung itu dinilai dari keindahan bentuk dan hiasannya, tidak jarang para peserta itu juga menampilkan kesenian khas banjar untuk lebih mendukung penampilan jukung mereka.
Pada malam hari peserta juga dinilai dari keindahan tanglong (lampu hias) yang dipasang dijukung para peserta. Suasana semarak kemilau warna-warni  dari jukung-jukung tersebut juga akan terpantul permukaan Sungai Martapura  yang mengalun tenang. Pada saat itu, warga Banjarmasin seakan tumpah ruah dan memadati tepian sungai Martapura untuk menyaksikan pemandangan yang indah dan menarik ini.

Wisata Sungai

Wisata Sungai
Kota Banjarmasin juga dikenal sebagai Kota Seribu Sungai, jadi rasanya tak lengkap  bagi anda jika tidak menjelajahi sungai di Banjarmasin. Dengan melakukan Tour wisata keliling kota melalui sungai, anda bisa mengenal lebih dekat lagi budaya sungai masyarakat banjar.
Jika ingin melakukan tur wisata,  anda bisa menggunakan klotok wisata atau Kapal wisata yang tersedia, tergantung dari dana yang anda miliki. Tur sebaiknya dilakukan di pagi hari, karena pada saat itu anda bisa melihat aktivitas masyarakat di pinggir Sungai.



Wisata Sungai

Anda juga bisa melihat rumah � rumah panggung yang dibangun disepanjang sungai dengan segala kesibukannya dan melihat aktivitas beberapa pelabuhan yang ada seperti Pelabuhan Trisakti maupun dermaga kecil lainnya. Tur wisata sungai biasanya melalui rute : sungai Martapura � Sungai Kuin � Muara Sungai Kuin � Pasar Terapung � Pulau Kembang � Sungai Barito dan kembali lagi ke Sungai Martapura.


Bagi anda biasa tinggal di perkotaan, berwisata sungai mungkin bisa menjadi pilihan yang tepat ketika berkunjung ke Banjarmasin.